• PENYULUHAN 2019-1.jpg
  • PENYULUHAN 2019-2.jpg
  • PENYULUHAN 2019-3.jpg
  • PENYULUHAN 2019-4.jpg
  • PENYULUHAN 2019-5.jpg
  • PENYULUHAN 2019-6.jpg

Berita Pamekasan

Penyuluhan Hukum Terpadu di Tiga MTs

 

Kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Tahun 2019 diselenggarakan di 3 (tiga) Madrasah Tsanawiyah (MTs), dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum para siswa sehingga dapat berperilaku tertib dalam berlalu lintas serta menghindari terjadinya kenakalan remaja, bahaya narkoba dan dampak perkembangan teknologi.

 

Penyuluhan Hukum Terpadu dilaksanakan pada tanggal :

- 26 Agustus 2019 di MTs Miftahul Ulum Betet

- 27 Agustus 2019 di MTs/SMP Matsaratul Huda Panempan

- 28 Agustus di SMP Plus Nurul Hikmah Pamekasan

 

Materi dan Narasumber Penyuluhan hukum Terpadu :

1. Kenakalan Remaja oleh DR. Umi Supraptiningsih, SH, M.Hum

2. Etika, Sopan Santun dan Tertib Berlalu Lintas oleh Ipda Sri Sugiarto

3. Narkoba dan Bahayanya oleh Ipda Siswanto

4. Dampak Perkembangan Iptek oleh Mohammad, SH, MH

5. Moderator oleh Sapto Wahyono, SH, M.Hum

 

 

Penyuluhan Hukum Terpadu di 5 SMP

Kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Tahun 2017 diselenggarakan di 5 (lima) Sekolah Menengah Pertama, dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum para siswa sehingga dapat berperilaku tertib dalam berlalu lintas serta menghindari terjadinya kenakalan remaja, bahaya narkoba dan dampak perkembangan teknologi.

Penyluhan Hukum Terpadu dilaksanakan pada tanggal :

- 6 November 2017 di SMPN 1 Larangan

- 7 November 2017 di SMP Plus Al-Kautsar Lawangan Daya

- 9 November 2017 di SMPN 7 Pamekasan

- 14 November 2017 di SMPN 1 Proppo

- 15 November 2017 di SMPN 1 Pademawu

Pada pelaksanaan Penyuluhan tanggal 6 November 2017 di SMPN 1 Larangan, Penyuluhan dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah, Bapak H. Mohamad Alwi, S.Sos, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa anak sebagai tunas, potensi dan penerus cita-cita bangsa memiliki peran strategis yang wajib dilindungi, dari segala bentuk perlakuan tidak manusiawi, yang mengakibatkan terjadinya pelanggarak hak asasi manusia.

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, kerap memunculkan permasalahan hukum yang menimpa anak-anak. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan permaslaahan atas peraturan perundang-undangan, khususnya yang berkaitan dengan kenakalan remaja, bahaya narkoba, dampak perkembangan teknologi yang bersifat negatif, dan tata tertib dalam berlalu lintas, maka Pemerintah Daerah menyelenggarakan Penyuluhan Hukum.

Beliau juga meminta kepada siswa/siswi peserta Penyuluhan Hukum Terpadu untuk mengikuti penyuluhan hukum dengan serius dan semangat, sehingga pengetahuan yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada pelaksanaan penyuluhan hukum selanjutnya, yakni di SMP Plus Al-Kautsar, SMPN 7 Pamekasan, SMPN 1 Proppo dan SMPN 1 Pademawu, penyuluhan hukum dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ibu Fadilatul Jannah, SH, MM mewakili bapak Plt, Sekda, dikarenakan ada tugas dinas yang bersamaan.

Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Sosial

 

Hari      : Rabu

Tanggal : 27 September 2017

Pukul    : 09.00 WIB

Tempat : Ruang Pertemuan Wahana Bina Praja

Pada Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Sosial, sambutan disampaikan oleh Bapak Plt. Sekretaris Daerah, H. Mohamad Alwi, S.Sos, M.Si.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa akhir-akhir ini, marak terjadi aktifitas yang mengganggu ketertiban sosial di masyarakat yang dilakukan di tempat umum, dan aktifitas sumbangan sosial yang tidak terkoordinasi dan tidak memiliki izin, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, perlu diselenggarakan sosialisasi ini agar masyarakat mengetahui dan memahami peraturan daerah tentang penyelenggaraan ketertiban sosial.

Selain Pemerintah Daerah yang mempunyai kewajiban melakukan usaha preventif, represif, dan rehabilitatif, masyarakat bertanggung jawab untuk berperan serta dalam penyelenggaraan ketertiban sosial.

Selanjutnya, Plt. Sekretaris Daerah mengharapkan agar peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sungguh-sungguh.